Saturday, November 26, 2011

OpenVPN connected tapi gagal connect ke VPN

Beberapa waktu lalu, gw menginstall openvpn untuk keperluan koneksi ke jaringan VPN kantor. Setelah bersusah payah men-setting openvpn (dengan menyediakan file config.ovpn, sertifikat ridwan.key, ridwan.crt) akhirnya gw berhasil tersambung ke jaringan VPN kantor.

Sayang beribu sayang, walaupun dinyatakan telah tersambung ke jaringan VPN kantor, gw ga bisa mengakses database server maupun aplication server. Gw coba ping X.X.X.X dan hasilnya adalah selalu request timed out. Akhirnya gw iseng membuka log openvpn. Dan di sana dikatakan "ROUTE: route addition failed using CreateIpForwardEntry: One or more arguments are not correct.   [if_index=21]".

Akhirnya mencari ke internet, dan berdasarkan penerawangan mbah Google, didapatlah 2 halaman yang memberikan solusi serupa (halaman ini dan ini). So ternyata yang perlu dilakukan hanyalah menambahkan 2 line berikut ini di file configuration file (ovpn file)
route-method
exeroute-delay 2

Friday, November 18, 2011

Segmentation Fault di PHP

Tadi siang tiba-tiba file bot PHP gw mati. Setelah gw cek, ternyata ada 1 line code yang selalu menyebabkan file tersebut mati, yaitu str_get_html . Matinya pun aneh, berenti tiba-tiba tanpa permisi ataupun teriak-teriak di log. Akhirnya kucoba memasang try-and-catch-exception, eh anehnya tetap lolos.

Pusing begitu, akhirnya bertanyalah ke mbah google, stackoverflow, dll. Disarankan untuk verbosing, aku memasang kode berikut ini:

error_reporting(E_ALL);  
ini_set('display_errors', 1);

Dan voila, muncullah si brengsek satu itu "segmentation fault". Wuahhh, langsung deh teringat dengan nostalgia masa kuliah, ketika memprogram dengan bahasa C ^^. Ternyata, segmentation fault itu terjadi akibat PHP kehabisan jatah memori untuk memproses string kode HTML menjadi linked-DOM-object.

Akhirnya diputuskan, kalau ternyata panjang stringnya udah keterlaluan, maka ga usah diparse menjadi linked-DOM-object.

So, kode programnya menjadi seperti ini:


$html_code_str = get_html_code($link);
$html = null;
if (strlen($html_code_str) < 500000) {
    $html = str_get_html($html_code_str);
} else {
    print "exceed max string length => unprocessed";
}

Wednesday, October 12, 2011

Tekanan Ban Motor

Tiap kali gw isi bensin di pompa bensin yang menyediakan fasilitas isi angin gratis (seperti "beberapa" Pertamina PASTI PAS, Shell dan Total) gw selalu bingung "berapa sih tekanan angin untuk ban motor gw?". Well, setelah berbulan-bulan selalu diganggu dengan pertanyaan itu, akhirnya tadi siang tercetus ide cemerlang, yaitu cek di internet. Hahaha ide basi ya :p

Anyway, untuk tekanan ban motor yamaha mio gw, yang gw lupa berapa ukuran diameter bannya. Ban depan bertekanan 200 kPa atau 2,00 kgf/cm2 atau +- 29 Psi. Ban belakang bertekanan 225 kPa atau 2,25 kgf/cm2 atau +- 32,63 Psi. (Sumber: yahoo_answer dan asknumber).

Lalu setelah gw googling lebih lanjut, gw berhasil menemukan saran bahwa, tekanan ban ketika musim kering dan musim hujan sebaiknya berbeda. Di musim kering, setting di atas dapat digunakan, namun untuk musim hujan, ada yang menyarankan untuk mengurangi tekanan ban depan menjadi 27 Psi dan ban belakang menjadi 30-31 Psi supaya ban lebih "menggigit" atau "menapak" jalanan.

Tuesday, October 4, 2011

PHP untuk no-cache

Berikut ini kode program PHP yang digunakan untuk menjamin no cache. Kode program ini dapat berjalan di IE, firefox dan Chrome. Terakhir dites tanggal 4 oktober 2011

session_start();
session_cache_limiter('private');
header("Cache-Control: no-cache, must-revalidate");
header("Pragma: no-cache");
header("Expires: 0");

Wednesday, September 7, 2011

Pembayaran SITTI kedua

Alhamdulillah akhirnya SITTI telah membayar penghasilan keduaku. Lumayanlah buat jajan. Ayo frens, daftar menjadi publisher SITTI ^^

Thursday, February 3, 2011

Audi Q7

Damn, pagi ini gw lagi kepikiran sama mobil suv mewah. Iseng deh kunjungi situs AUDI untuk nyari mobil suv mewah. Wah ternyata ada keluaran baru toh dari AUDI untuk seri mobil suv mewah. Namanya tuh AUDI Q7. Mobil ini dibanderol dengan harga selangit. Di websitenya disebutkan Price: from 1.220 mil.Dang, gimana gw bisa beli mobil ini ya kalo harganya segitu. Anyway, gw pengen nyoba naik mobil ini dan nyetir sekali-sekali hehehehe.

My fave (for now) untuk kategori mobil suv mewah.

Tuesday, January 11, 2011

Mencoba SITTI


Well, jika para pembaca melihat tiang samping (sidebar :D) kanan blogku, maka akan terlihat perbedaan yang cukup mencolok. Yap, ada dua frame yang baru kutambahkan. Frame yang atas adalah staging, sedangkan frame yang di bawahnya disebut live.

Kedua frame tersebut adalah apa yang SITTI kerjakan selama beberapa bulan belakangan ini. SITTI mengembangkan sebuah platform iklan kontekstual berbahasa Indonesia. Waduh, hewan apa pula itu? Singkat kata, SITTI berusaha menampilkan iklan yang sesuai dengan apa yang sedang dibicarakan dalam suatu tulisan.

Just imagine it this way. Misalnya seseorang mempunyai tulisan (artikel koran, blog, dll) yang berbicara tentang mobil. Nah, mesin SITTI akan mengenali tulisan tersebut dan mengambil kesimpulan bahwa tulisan itu berbicara tentang mobil. Kemudian, SITTI akan menampilkan iklan-iklan yang berhubungan dengan mobil seperti: bengkel mobil, spare part mobil, klub mobil, dll.

OK, lalu apa sih keuntungannya kalo kita menggunakan SITTI dalam halaman blog/website kita. Well, UUD. Ujung-ujungnya duit. Kalau kita memasang SITTI, lalu ada pengunjung tulisan yang meng-klik iklan yang disajikan SITTI, maka SITTI akan membayar untuk klik yang terjadi. Saat ini SITTI udah mulai full commersial. So, kenapa ga masang SITTI? Kan lumayan dapat duit ketika ada orang membaca tulisan kita dan mengklik iklan yang ditampilkan.

Atau bahkan beriklan dengan SITTI. Saat ini (11 Jan 2011 pukul 10.14 WIB), tercatat ada 4500an blog, website, news site yang telah bergabung dengan SITTI. Apa yang kita iklankan berpotensi untuk ditampilkan di halaman website mereka, dan kita hanya perlu membayar apabila ada klik yang terjadi.

Jadi, ayo kita mencoba SITTI.

PS: SITTI dikembangkan oleh orang Indonesia loh, bukan dikembangkan di Singapura seperti yang pernah digosipkan di sini dan sini.


Sunday, January 2, 2011

Susahnya Mencari Programmer

Sebuah tim tidak akan bisa bekerja dengan optimal atau bahkan maksimal apabila tidak terbentuk dari orang-orang yang kapabel, solid dan tangguh. Lihat saja apa yang dinyatakan oleh Hiramsyah S Thaib (CEO Bakrieland): ".. membentuk winning team. Jadi saya harus mampu membentuk tim yang tangguh dan memiliki jaringan yang kuat. Kalau tiga tugas itu sudah dikerjakan dengan baik, perusahaan sudah bisa terbang."

Bagaimana dengan SITTI, well, tidak jauh berbeda. Keinginan SITTI untuk berkompetisi side-by-side dengan google, tentunya membutuhkan winning team. Untuk itulah SITTI berupaya keras untuk menarik orang-orang yang kreatif, berkemauan keras dan mau bekerja keras untuk bergabung dengan Tech Team SITTI. Lowongan karir pun telah diberitakan melalui berbagai media, di antaranya tentunya di website SITTI sendiri.

Apa mau dikata, ternyata mencari orang yang tepat untuk posisi-posisi yang disebutkan di website tersebut ternyata tidak mudah. Sejak gw bergabung dengan SITTI di bulan Agustus 2010, setahu gw baru ada 2 orang yang bergabung dengan Tech Team untuk posisi Tech/Network Support dan Test Analyst. Lha, emangnya sulit ya untuk mencari programmer? Emangnya programmer seperti apa sih yang diperlukan oleh SITTI?

Well, ternyata jawabannya agak-agak susah juga. SITTI sebenarnya mencari beberapa junior programmer, yang paling ga udah punya sedikit pengalaman dengan SQL (untuk database), PHP dan atau scripting language. Selain itu, diharapkan programmer tersebut dalam belajar dengan cepat untuk mempelajari framework yang telah dikembangkan di SITTI. So, it should not be that hard, I suppose.

But guess again, its quite hard. Lamaran yang masuk ke SITTI, rata-rata mengharapkan menjadi Business Process Analyst. Wow, great dream, we should support them.

But hey, do you have any experience in developing any system? Nope, they dont have. Hey, how could you become a Business Process Analyst, if you've never developed any system? Apa ada perusahaan yang mau mempekerjakan seseorang yang belum mengerti apa-apa tentang Software Development, Software Project bahkan belum pernah membuat sebuah real software sebagai Business Process Analyst?

Untuk menjadi seorang Software Analyst saja, seseorang membutuhkan pengalaman kerja beberapa tahun dan/atau di beberapa projek. Bagaimana seorang Software Analyst bisa membuat sebuah desain sistem yang baik, scalable, robust kalau dia tidak mengetahui bagaimana sebuah program dibuat dan dikembangkan?

Belum lagi, ternyata para pelamar tersebut ingin langsung mendapat gaji besar, kerja di perusahaan besar. Wah...wah..wah...mungkin gw yang old-scholl dan gw ga bisa mengerti hal-hal seperti itu.

Seriously, if you have no experience, then take any jobs you think will lead you to your dream. Don't just idle and become an arrogant jobless person. As soon as you work, then you could experience real work, real project and real life. You could fill in your CV, then if you wish, you could jump to other prospective jobs out there...