Monday, June 3, 2013

SCALA - Future untuk Proses Asynchronous

Kode program di bawah ini adalah penggunaan Future untuk sistem yang bertipe mendelegasikan suatu proses namun tidak mengharapkan (nilai) kembalian.

import scala.actors.Future
import scala.actors.Futures._

object App {
  def main(args: Array[String]) = {

    var results = List[Future[Int]]()
    for (i <- 1 to 10) {
      println("Sending " + i + "...")
      val f = future {
        println("Processing " + i + "...")
        Thread.sleep(500)
        println("Processed " + i)
        i
      }
      println("Sent " + i)
      results = results ::: List(f)
    }

    results.foreach(future =>
      println("result: " + future()))
  }
}

Hal yang perlu dicatat dari kode program di atas adalah:

  1. foreach pada baris terakhir bersifat blocking. Apabila pada suatu waktu T, dia telah memiliki nilai 1, 2, 3, 5, dan 7; dia akan memprint 1, 2, 3 lalu menunggu 4 selesai diproses, barulah dia lanjut ke 5
  2. TBD



Kode program yang mendelegasikan proses lalu mengharapkan (nilai) kembalian membutuhkan sistem Future dan Promise.

SCALA - Menyediakan Konfigurasi bagi Aplikasi


Asumsikan bahwa kita mempunyai struktur folder sebagai berikut:
PROJECT_NAME
+  conf
    +  datamover
        +  config.properties
+  libs
+  bin
    +  run.sh

Di file run.sh, pastikan bahwa semua folder (libraries, configurations) telah diinclude dalam CLASSPATH, sehingga CLASSPATH=conf;conf/datamover;libs;bin

Ada beberapa cara setting variables

1. Menggunakan config file
 
Untuk mengakses

import java.util.Properties
import java.io._ 

val DEFAULT_CONFIG : String = "config.properties"
val fileProperties : Properties 
def getFileProperties(propertiesFileName: String = DEFAULT_CONFIG): Properties = {
    if (fileProperties == null) {
      fileProperties = new Properties
      fileProperties.load(new FileReader(
          new File(AppDocExtractor.getClass.getResource(propertiesFileName).toURI)))
    }
    fileProperties
}
fileProperties = getFileProperties(DEFAULT_CONFIG)
if (fileProperties.getProperty("sleep.second") != null) {
    val sleepSecond : Int =  fileProperties.getProperty("sleep.second").toInt

2. Mengambil parameter dari pemanggilan aplikasi
    Misalnya ada aplikasi dipanggil dengan: java -Dusethread=1
USE_THREAD_PARAM = "usethread"
val isUseThread = if (System.getProperty(USE_THREAD_PARAM) != null)
     if ("1".equals(System.getProperty(USE_THREAD_PARAM))) true else false
  else false

SCALA - Menjalankan Aplikasi Scala sebagai Console

Ada bermacam cara untuk menjalankan aplikasi scala sebagai console:

1. mendefinisikan fungsi main

object MainApplication {
    def main (args: Array[String]) : Unit = {
        Console.println("Hello World"); 
    }
}



2. inherit App

object MainApplication extend App { 
    Console.println("Hello World"); 
}

Sunday, May 5, 2013

Belajar dalam 20 Jam

Artikel ini disarikan dari Ted Talks: The First 20 hours. Ini adalah ceramah singkat tentang bagaimana cara kita dapat mempelajari apapun untuk mencapai level "cukup baik" dalam waktu singkat. Pembicaranya adalah Josh Kaufman. Josh Kaufman melakukan riset kecil untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan "Berapa waktu yang dibutuhkan untuk dapat melakukan sesuatu dengan baik". Jawaban yang didapat dari buku-buku dan internet adalah 10.000 jam.

Ternyata 10.000 jam ini sebenarnya didapat dari hasil penelitian terhadap para atlet profesional, pakar, dll. So, 10.000 jam adalah waktu yang dibutuhkan untuk dapat melakukan sesuatu dengan sangat baik di level pakar. So, berapa waktu yang dibutuhkan untuk melakukan sesuatu dengan baik, ternyata hanya 20 jam. Tentunya, ada beberapa syarat.

Yang perlu dilakukan untuk dapat melakukan pembelajaran dalam 20 jam adalah:
1. Deconstruct the skill
Tentukan apa yang ingin dapat dilakukan di akhir pembelajaran. Lalu bagilah kemampuan-kemampuan itu ke dalam bagian-bagian yang lebih kecil. Berdasarkan pembagian itu, kita akan dapat menentukan kemampuan-kemampuan (dasar) mana saja yang dapat membuat kita mencapai kemampuan yang diinginkan.

2. Learn enough to self-correct
Belajarlah dengan baik sampai mempunyai kemampuan untuk dapat mendeteksi kesalahan dan menemukan cara yang lebih baik untuk menghindari kesalahan itu.

3. Remove practice barrier
Fokuslah untuk belajar

4. Practice at least 20 hours

The major barrier to skill acquisition isn't intellectual...it's emotional

Thanx Josh...I want to learn German again ^^

Thursday, January 3, 2013

Dekat dengan Allah SWT

Social media seperti twitter, facebook, path dan lain-lain membuat orang-orang jadi lebih cerewet, lebih suka mengoceh dan bahkan suka curhat dan mengobrol dengan orang lain. Gue sering memperhatikan celoteh-celoteh beberapa temanku. Ada yang mengeluh kesulitan lah,belum punya pacar lah, pekerjaan nyebelin lah. Pokoknya banyak dah.

Apa itu salah? Hmmm tergantung sih. Sulit bagi gue untuk bilang secara mutlak salah atau benar.

Namun terlepas salah atau ga-nya hal itu,ada pertanyaan yang lebih menggelitik. "Kenapa ga mengeluh kepada Allah SWT aja sih?", "Apa selain cerita dan mengeluh kepada teman-temannya, dia juga mengeluh kepada Allah SWT ya?".

Pertanyaan tersebut pada intinya adalah otokritik terhadap diri gue pribadi. Ketika gue naik haji dan sedang mabit di muzdalifah, gue ngobrol dengan Pak Haji Bachroni, salah satu pembimbing haji Wadi Fatimah. Ketika gue bercerita bahwa sekarang banyak orang menggunakan hp/smartphone untuk main game dan itu bisa berjam-jam, Pak Haji Bachroni bertanya "kenapa ga dipake waktu itu untuk mengaji saja?". Pertanyaan itu sontak membuatku tersadar. Iya ya....kenapa ya? Kok bisa gue menghabiskan waktu berjam-jam untuk main game tp membaca Quran 1 halaman saja (paling ga sampai 5 menit) susah/tidak sama sekali. Apa ini yang disebut tidak mengingat Allah SWT pada waktu lengang?

Kembali ke persoalan mengeluh tentang kehidupan. Pertanyaannya berubah menjadi "orang lain mungkin dapat membantu kita tapi yang PASTI BISA membantu kita kan Allah SWT. So, kenapa ga curhat ke Allah SWT saja?". Masalah tiap orang itu besar tapi Allah SWT itu Maha Besar. Ada kawan yang mungkin bijak tapi Allah SWT itu Maha Bijak dan Maha Berilmu lagi Maha Kuasa. Daripada capek-capek cerita ke orang lain, cerita dan berdoa ke Allah SWT saja. InsyaAllah akan ada jalan, akan ada petunjuk, akan ada ketenangan, akan ada bantuan.

Bukan berarti bercerita kepada orang lain itu salah karena bisa jadi bantuan Allah SWT itu datangnya lewat orang tersebut. Namun, mendekati Allah SWT pasti akan membuat semua hal jadi mudah. Itu pasti

Saturday, September 1, 2012

Cemungud Kaka...eaaaaaa

Judul posting ini emang alay banget,gue akui itu ha3x. Minggu ini di kantor merupakan hari yyang sangat berkesan bagi gue. Gimana tidak, sat in ada VC dari silicon valley ingin berinvestasi di perusahaan gue. Dengan begitu gue n rekn gue disibukkan dengan proses due diligence. Kami perlu menyiapkan dokumen, menghadapi wawancara (interview) dengan perwakilan VC (semacam technical auditor/assesor), menyediakan dokumen, jawaban yg dibutuhkan auditor di luar kerjaan rutin.
Yang menarik dari due diligence ini adalah bertemu dan berdiskusi dengan sang auditor, Dolf Starreveld. Dia adalah seseorang yang sudah malang-melintang di dunia IT. Dia pernah mnjadi programmer, project manager, hardware programmer bahkan operational manager sebuah pabrik. Dia mengerti dengan cepat apa yang kami utarakan, bahkan dapat memberikan solusi kasar untuk beberapa persoalan di bidang pekerjaan.
Dalam salah satu kesempatan,dia bertanya kepada gue apa yang kusukai dari, tidak kusukai dari dan harapan terhadap pekerjaan di perusahaan. Gue menjawab apa adanya dan berdasarkan yang kuutarakan dia bilang kalo jawabanku kontradiktif. Gue bilang mau belajar project management, network architecture, good programming principles juga software design. Baginya itu adalah arah yang saling menjauhi satu sama lain. Kujawab intinya bahwa saat ini gw berada di posisi manajerial tapi posisi ini membuatkan kehilangan rasa puas yang kudapat ketika menjadi programmer.
Dolf kemudian memberikan saran yang sederhana. Gue hanya perlu membayangkan apa yang gue lakukan 10 tahun mendatang. Apakah menjadi seorang programmer, manager atau mungkin hal lain. Hal ini tidak perlu dengan segera diputuskan, karena itu sering kali membutuhkan waktu. Dia menyarankan, untuk saat ini cobalah untuk mempelajari design pattern dan programming principles yang baik. Dari sana dan apabila melakukan dengan benar, mungkin gue akan dapat menjadi seorang software architect. Tentunya apabila dalam perjalanan gue ternyata menghendaki hal lain, maka pilihlah jalan tersebut.
Wah, hal ini bener-bener memberikan semangat bagiku. At least, sekarang gw tahu apa yang perlu gue lakukan saat ini. Gue saat ini bener-bener bersemangat untuk mempelajari design patterns. Bagaimana dengan bayangan tentang diri gue 10 tahun mendatang? Hehehe sebenarnya gue udah tahu apa yang gue harapkan 10 tahun mendatang. Semoga saja itu tercapai. Cemungud Kaka...eaaaaaa

Saturday, August 4, 2012

Rencana untuk Anak Buah

Jumat kemaren gu ketemu ex-boss gue. Kami ngobrol panjang lebar, di antaranya soal karir/pengembangan diri anak buah.

Dia mencontohkan bahwa rekan kerja gue yang sekarang jadi boss gue itu adalah salah aatu didikan dia. Temenku itu dua tahun kerja bareng dia dan selama dua tahun itu pula temenku mendapatkan pelatihan/pengetahuan tentang manajemen. Idenya adalah setiap orang perlu diberikan motivasi dan kesempatan untuk mengembangkan diri dan menjadi lebih baik sebab (kesuksesan/kehebatan) manager sebaik (kesuksesan/kehebatan) timnya (manager is as good as his team).

Pernyataan itu membuatku tergelitik dan mulai merencanakan jenjang/pengembangan karir bagi anak buahku. Ya Allah SWT semoga Engkau memberiku petunju dan kekuatan untuk hal ini. Amin.

Friday, July 27, 2012

Bertahan atau Pindah

"Wan jadi gimana dengan rencanamu? Jadi keluar?", itulah pertanyaan yang diajukan sahabatku beberapa jam yang lalu. Well, dia bertanya seperti itu karena gue pernah mengutarakan ketertarikanku untuk bekerja di luar negeri. Alasanku mau kerja di luar negeri sih sebenarnya simpel: gaji yg (mgkn) lebih baik, kerjaan baru (beda dengan yang selama ini kukerjakan), dan perasaan ingin tahu apakah aku punya skill mumpuni untuk kerja di luar. Alasan yang terakhir adalah salah satu yang terkuat.

Dulu setelah gue lulus S2 di jerman,gue mencoba mencari kerja di jerman dan gue gaagal. Alasan utama adalah sulitnya mendapatkan visa kerja serta ekonomi eropa sedang sulit akibat krisis ekonomi global 2008. Gue juga agak sedih karena ada kenalanku yang ngomong "Si X dapat kerja di jerman, berarti dia kepake dong". Gue jadi ngerasa ga kepake n punya skill untuk gawe di jerman. Terus terang ini sangat menggalaukan hati.

Jadi ketika ada tawaran dari temen untuk (dicarikan) kerja di singapur, gue sangat antusias. Apalagi belakangan aku agak bosen dengan pekerjaan rutin.

Apakah gue akan cabut? Itu nurut gue tergantung kepada bagaimana perusahaan akan berkembang nantinya, apakah harapanku bisa diakomodasikan. Terus terang gue seneng dengan perusahaan gue skrg. Temen2 ramah, lingkungan enak, posisi gue skrg juga cukup dihormati. But, i'm bored. I want new challenge. I want new things and I think I want higher salary he3x. Walaupun keinginan cabut cukup kuat, gue masih melihat kalo tim belum cukup solid untuk ditinggal. So, until I'm satisfied, I stay here.

Ada hal lain yang membuatku mungkin ga akan segera pindah. Kudengar akan ada venture company masuk ke SITTI dan ini akan mengubah banyak hal. Mungkin akan ada software architect ex-facebook yang akan bergabung/bekerja sama dengan perusahaan. So, gue bisa belajar hal baru dan ini membuatku excited.

Tapi gimana pun juga, rasa penasaran, keinginan untuk menantang diri dengan hal baru serta gaji yang lebih besar masih sangat menarik bagi gue.

So, paling gak, gue akan tetap di SITTI sampai 3 bulan ke depan. Setelah atau selama itu, gue akan terus berpikir "Bertahan atau Pindah".

Macet di Kalimalang

Wah hari ini gw memerlukan perjuangan lebih berat untuk mencapai kantor. Jalan Raya Kalimalang macet berat akibat adanya demo dari warga di sekitar jatibening terkait penutupan pemberhentian bus. Persoalan utama dari persengketaan ini adalah PT Jasa Marga ingin menutup pemberhentian bus di daerah Jatibening, sedangkan warga sekitar Jatibening tidak menginginkan hal itu sebab apabila ditutup warga yang ingin pulang/pergi perlu menempuh jarak lebih jauh lagi untuk menuju pemberhentian bus berikutnya.

Anyway, saat ini telah tercapai kesepakatan antara warga dengan aparat. Entah apa tepatnya kesepakatan tersebut. Dugaan gw, sampai waktu yang tidak ditentukan, pemberhentian bus di jatibening tidak jadi ditutup. Yaa, as usual lah. Kalo massa udah ngamuk, ya repot toh.

Alhamdulillah, gw tetap berhasil mencapai kantor, dengan tambahan waktu 20 menit. Yang artinya, gw menempuh perjalanan di jalan raya kalimalang selama paling tidak 40 menit :(

Sunday, July 22, 2012

Marhaban ya Ramadhan

Alhamdulillah, ternyata saya masih diberikan nikmat oleh Allah SWT untuk menjalani shaum di bulan Ramadhan. Ada beberapa target di bulan ini, yaitu tarawih, membaca Al Quran dan jadi lebih sabar lagi ^^

Tentunya dapat lebih banyak bersedekah, berinfak dan juga membayar zakat tahunan.

Bismillah, semoga Allah SWT memudahkan dan menguatkan diri kita untuk beribadah di bulan ini..

Thursday, May 10, 2012

Masalah "Out of Resource When Opening File" di MySQL

Barusan ngalamin error di database backup. Error yang dimunculkan adalah "Out of resources when opening file './database_name/table_name.MYD' (Errcode: 24) (23)".

Seperti biasa gw cari beritanya di google. Dan beberapa sumber (stackoverflow, ) memberi solusi dengan cara memperbesar nilai open-files-limit sebab nilai default 1024 dianggap terlalu kecil untuk transaksi-transaksi database.

Namun, gw pikir solusi itu tidak dapat digunakan untuk database backup. Kenapa? Karena paramater open-files-limit di database backup telah diperbesar menjadi 45970. Artinya gw butuh solusi lain.

Lalu gw teringat dengan persoalan serupa di database yang digunakan untuk serving ads. "Out of resource" terjadi karena DBMS membuat file descriptor untuk setiap query. Solusi yang kemudian digunakan untuk hal ini adalah dengan memaksa DBMS menutup atau melepas file-file descriptor tadi dengan perintah flush. 

Maka gw coba mengeksekusi perintah: FLUSH QUERY CACHE; FLUSH TABLES; FLUSH TABLES WITH READ LOCK; Dan, voila, berhasil ^^

PS:
Ada juga alternatif lain yang mungkin bisa dipertimbangkan untuk menangani hal ini:

  1. Memperkecil nilai variable table_cache (sumber forum mysql)
  2. Memperkecil nilai variable max_connection (sumber forum mysql)
Tentunya solusi alternatif ini perlu dipertimbangkan sesuai dengan keadaan database/aplikasi

Saturday, November 26, 2011

OpenVPN connected tapi gagal connect ke VPN

Beberapa waktu lalu, gw menginstall openvpn untuk keperluan koneksi ke jaringan VPN kantor. Setelah bersusah payah men-setting openvpn (dengan menyediakan file config.ovpn, sertifikat ridwan.key, ridwan.crt) akhirnya gw berhasil tersambung ke jaringan VPN kantor.

Sayang beribu sayang, walaupun dinyatakan telah tersambung ke jaringan VPN kantor, gw ga bisa mengakses database server maupun aplication server. Gw coba ping X.X.X.X dan hasilnya adalah selalu request timed out. Akhirnya gw iseng membuka log openvpn. Dan di sana dikatakan "ROUTE: route addition failed using CreateIpForwardEntry: One or more arguments are not correct.   [if_index=21]".

Akhirnya mencari ke internet, dan berdasarkan penerawangan mbah Google, didapatlah 2 halaman yang memberikan solusi serupa (halaman ini dan ini). So ternyata yang perlu dilakukan hanyalah menambahkan 2 line berikut ini di file configuration file (ovpn file)
route-method
exeroute-delay 2

Friday, November 18, 2011

Segmentation Fault di PHP

Tadi siang tiba-tiba file bot PHP gw mati. Setelah gw cek, ternyata ada 1 line code yang selalu menyebabkan file tersebut mati, yaitu str_get_html . Matinya pun aneh, berenti tiba-tiba tanpa permisi ataupun teriak-teriak di log. Akhirnya kucoba memasang try-and-catch-exception, eh anehnya tetap lolos.

Pusing begitu, akhirnya bertanyalah ke mbah google, stackoverflow, dll. Disarankan untuk verbosing, aku memasang kode berikut ini:

error_reporting(E_ALL);  
ini_set('display_errors', 1);

Dan voila, muncullah si brengsek satu itu "segmentation fault". Wuahhh, langsung deh teringat dengan nostalgia masa kuliah, ketika memprogram dengan bahasa C ^^. Ternyata, segmentation fault itu terjadi akibat PHP kehabisan jatah memori untuk memproses string kode HTML menjadi linked-DOM-object.

Akhirnya diputuskan, kalau ternyata panjang stringnya udah keterlaluan, maka ga usah diparse menjadi linked-DOM-object.

So, kode programnya menjadi seperti ini:


$html_code_str = get_html_code($link);
$html = null;
if (strlen($html_code_str) < 500000) {
    $html = str_get_html($html_code_str);
} else {
    print "exceed max string length => unprocessed";
}

Wednesday, October 12, 2011

Tekanan Ban Motor

Tiap kali gw isi bensin di pompa bensin yang menyediakan fasilitas isi angin gratis (seperti "beberapa" Pertamina PASTI PAS, Shell dan Total) gw selalu bingung "berapa sih tekanan angin untuk ban motor gw?". Well, setelah berbulan-bulan selalu diganggu dengan pertanyaan itu, akhirnya tadi siang tercetus ide cemerlang, yaitu cek di internet. Hahaha ide basi ya :p

Anyway, untuk tekanan ban motor yamaha mio gw, yang gw lupa berapa ukuran diameter bannya. Ban depan bertekanan 200 kPa atau 2,00 kgf/cm2 atau +- 29 Psi. Ban belakang bertekanan 225 kPa atau 2,25 kgf/cm2 atau +- 32,63 Psi. (Sumber: yahoo_answer dan asknumber).

Lalu setelah gw googling lebih lanjut, gw berhasil menemukan saran bahwa, tekanan ban ketika musim kering dan musim hujan sebaiknya berbeda. Di musim kering, setting di atas dapat digunakan, namun untuk musim hujan, ada yang menyarankan untuk mengurangi tekanan ban depan menjadi 27 Psi dan ban belakang menjadi 30-31 Psi supaya ban lebih "menggigit" atau "menapak" jalanan.

Tuesday, October 4, 2011

PHP untuk no-cache

Berikut ini kode program PHP yang digunakan untuk menjamin no cache. Kode program ini dapat berjalan di IE, firefox dan Chrome. Terakhir dites tanggal 4 oktober 2011

session_start();
session_cache_limiter('private');
header("Cache-Control: no-cache, must-revalidate");
header("Pragma: no-cache");
header("Expires: 0");

Wednesday, September 7, 2011

Pembayaran SITTI kedua

Alhamdulillah akhirnya SITTI telah membayar penghasilan keduaku. Lumayanlah buat jajan. Ayo frens, daftar menjadi publisher SITTI ^^

Thursday, February 3, 2011

Audi Q7

Damn, pagi ini gw lagi kepikiran sama mobil suv mewah. Iseng deh kunjungi situs AUDI untuk nyari mobil suv mewah. Wah ternyata ada keluaran baru toh dari AUDI untuk seri mobil suv mewah. Namanya tuh AUDI Q7. Mobil ini dibanderol dengan harga selangit. Di websitenya disebutkan Price: from 1.220 mil.Dang, gimana gw bisa beli mobil ini ya kalo harganya segitu. Anyway, gw pengen nyoba naik mobil ini dan nyetir sekali-sekali hehehehe.

My fave (for now) untuk kategori mobil suv mewah.

Tuesday, January 11, 2011

Mencoba SITTI


Well, jika para pembaca melihat tiang samping (sidebar :D) kanan blogku, maka akan terlihat perbedaan yang cukup mencolok. Yap, ada dua frame yang baru kutambahkan. Frame yang atas adalah staging, sedangkan frame yang di bawahnya disebut live.

Kedua frame tersebut adalah apa yang SITTI kerjakan selama beberapa bulan belakangan ini. SITTI mengembangkan sebuah platform iklan kontekstual berbahasa Indonesia. Waduh, hewan apa pula itu? Singkat kata, SITTI berusaha menampilkan iklan yang sesuai dengan apa yang sedang dibicarakan dalam suatu tulisan.

Just imagine it this way. Misalnya seseorang mempunyai tulisan (artikel koran, blog, dll) yang berbicara tentang mobil. Nah, mesin SITTI akan mengenali tulisan tersebut dan mengambil kesimpulan bahwa tulisan itu berbicara tentang mobil. Kemudian, SITTI akan menampilkan iklan-iklan yang berhubungan dengan mobil seperti: bengkel mobil, spare part mobil, klub mobil, dll.

OK, lalu apa sih keuntungannya kalo kita menggunakan SITTI dalam halaman blog/website kita. Well, UUD. Ujung-ujungnya duit. Kalau kita memasang SITTI, lalu ada pengunjung tulisan yang meng-klik iklan yang disajikan SITTI, maka SITTI akan membayar untuk klik yang terjadi. Saat ini SITTI udah mulai full commersial. So, kenapa ga masang SITTI? Kan lumayan dapat duit ketika ada orang membaca tulisan kita dan mengklik iklan yang ditampilkan.

Atau bahkan beriklan dengan SITTI. Saat ini (11 Jan 2011 pukul 10.14 WIB), tercatat ada 4500an blog, website, news site yang telah bergabung dengan SITTI. Apa yang kita iklankan berpotensi untuk ditampilkan di halaman website mereka, dan kita hanya perlu membayar apabila ada klik yang terjadi.

Jadi, ayo kita mencoba SITTI.

PS: SITTI dikembangkan oleh orang Indonesia loh, bukan dikembangkan di Singapura seperti yang pernah digosipkan di sini dan sini.


Sunday, January 2, 2011

Susahnya Mencari Programmer

Sebuah tim tidak akan bisa bekerja dengan optimal atau bahkan maksimal apabila tidak terbentuk dari orang-orang yang kapabel, solid dan tangguh. Lihat saja apa yang dinyatakan oleh Hiramsyah S Thaib (CEO Bakrieland): ".. membentuk winning team. Jadi saya harus mampu membentuk tim yang tangguh dan memiliki jaringan yang kuat. Kalau tiga tugas itu sudah dikerjakan dengan baik, perusahaan sudah bisa terbang."

Bagaimana dengan SITTI, well, tidak jauh berbeda. Keinginan SITTI untuk berkompetisi side-by-side dengan google, tentunya membutuhkan winning team. Untuk itulah SITTI berupaya keras untuk menarik orang-orang yang kreatif, berkemauan keras dan mau bekerja keras untuk bergabung dengan Tech Team SITTI. Lowongan karir pun telah diberitakan melalui berbagai media, di antaranya tentunya di website SITTI sendiri.

Apa mau dikata, ternyata mencari orang yang tepat untuk posisi-posisi yang disebutkan di website tersebut ternyata tidak mudah. Sejak gw bergabung dengan SITTI di bulan Agustus 2010, setahu gw baru ada 2 orang yang bergabung dengan Tech Team untuk posisi Tech/Network Support dan Test Analyst. Lha, emangnya sulit ya untuk mencari programmer? Emangnya programmer seperti apa sih yang diperlukan oleh SITTI?

Well, ternyata jawabannya agak-agak susah juga. SITTI sebenarnya mencari beberapa junior programmer, yang paling ga udah punya sedikit pengalaman dengan SQL (untuk database), PHP dan atau scripting language. Selain itu, diharapkan programmer tersebut dalam belajar dengan cepat untuk mempelajari framework yang telah dikembangkan di SITTI. So, it should not be that hard, I suppose.

But guess again, its quite hard. Lamaran yang masuk ke SITTI, rata-rata mengharapkan menjadi Business Process Analyst. Wow, great dream, we should support them.

But hey, do you have any experience in developing any system? Nope, they dont have. Hey, how could you become a Business Process Analyst, if you've never developed any system? Apa ada perusahaan yang mau mempekerjakan seseorang yang belum mengerti apa-apa tentang Software Development, Software Project bahkan belum pernah membuat sebuah real software sebagai Business Process Analyst?

Untuk menjadi seorang Software Analyst saja, seseorang membutuhkan pengalaman kerja beberapa tahun dan/atau di beberapa projek. Bagaimana seorang Software Analyst bisa membuat sebuah desain sistem yang baik, scalable, robust kalau dia tidak mengetahui bagaimana sebuah program dibuat dan dikembangkan?

Belum lagi, ternyata para pelamar tersebut ingin langsung mendapat gaji besar, kerja di perusahaan besar. Wah...wah..wah...mungkin gw yang old-scholl dan gw ga bisa mengerti hal-hal seperti itu.

Seriously, if you have no experience, then take any jobs you think will lead you to your dream. Don't just idle and become an arrogant jobless person. As soon as you work, then you could experience real work, real project and real life. You could fill in your CV, then if you wish, you could jump to other prospective jobs out there...

Thursday, June 11, 2009

Worst of the day - 11 Juni 2009

First worst chat:

X: udah baca smsku tapi pagi?
X: sebel banget...merusak hariku
Y: emangnya ada apa dengan sms itu?
Y: kenapa merusak hari?
X: aku curhat tentang mimpiku
Y: emang mimpi apaan?
X: sebel banget...masa aku mimpi spending hari bersamamu...udah gitu ada adegan bercinta lagi...
Y: HAH
X: mana mimpinya panjang banget...
Y: gila lo. mimpi kok bisa parah gitu
X: an****...gw juga ga tau kenapa bisa gitu
Y: yang mimpi elo loh ya...gw ga ikut2an
X: sebelllll........!!!!!!!!!! kaya ga ada artis laen aja...
Y: ya maaf...kan gw bukan artis
X: mending sama brad pitt atau david beckham.
X: sebeellll
X: sebeeellll
X: sebbeeellll....
Y: terus ngapain elo kirim sms ke gw? mau komplain?
X: iya...mau komplen...lu udah dapet enaknya gw engga
Y: heh? dapat enaknya? ga salah tuh? plis dong...jangan lebai deh
X: lu pasti mikir yg macem2 yah...
X: sooryyy yaaaa...jelas2 di mimpi lu yg 'minta' kok...
Y: ya jangan kasih dong
X: geblek banget kan mimpinya
Y: banget2 deh
X: abis kamu maksa siy...
X: kalu lu emang naksir bilang aja langsung... ga usah pake masuk miimpi gitu...
X: ketemu juga belum pernah
X: lain kali kalu mau masuk mimpi sms dulu kek...atu apa gitu...
Y: loe lagi stres ya?
X: aku tidur 6 jam semalam n selama itu aku mimpi ga putus2...sebel banget...mending sama yg lain gitu...
X: stress?? tapi ga ada hubungan sm lu...
Y: ya udah sama yang lain aja. berdoa aja sebelum tidur. supaya ga mimpi "buruk" dengan gw
X: buruk lu kate? buruk di gw kalee..bukan di elu....
X: 'kamu dimimpi' yg dapet enaknya...
Y: ok that's it... i'm angry now. bye
X: bye

Plis dong, kan orang lain ga bisa ngatur mimpi elo....

Second worst chat:

X: Mas, Dc
Y: oh dc. gw pikir bobo
X: Pantes
Y: pantes apaan?
X: Tidur aja aah
Y: deuuuh...ngambek?
X: Sudah yaa Bye
Y: eh serius?
X: -off-
Y: omg...gw ditinggal gitu aja
Y: ok deh..met bobo
X: Ga mau ngomong, ga mau chat, ga mau fb, ga mau mp
Y: kok tiba2 gini sih? ok as you wish
X: Mas nyebelin
Y: kok tiba-tiba aku dibilang nyebelin?
Y: kamu kenapa? ada apa?
X: Aku kan masiy mau chat
Y: aku juga masih mau chat
Y: tadi tuh cuma salah paham
Y: aku telp ya..
Y: boleh?
Y: marah ya?
Y: kok ga jawab-jawab sih?

Dan...chat itu tak lagi berbalas....